Sejarah Perkembangan Internet

 

Nama: Hikmah

Kelas: A

Nim: C1257201028

 

Sejarah Awal Perkembangan Internet Sampai Sekarang

 

Pengertian Internet.

Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya.

Internet itu sendiri berasal dari kata Interconnection Networking, yang berarti hubungan dari banyak jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, salelit, dan lainnya.

Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini menggunakan protokol yaitu TCP/IP. TCP (Transmission Control Protocol) bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.

Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada dan melayani daerah Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet. Anda bisa menggunakan fasilitas dari Telkom seperti Telkomnet Instan, speedy dan juga layanan ISP lain seperti first media, netzip dan sebagainya.

Internet memberikan banyak sekali manfaat, ada yang bisa memberikan manfaat baik dan buruk. Baik bila digunakan untuk pembelajaran informasi dan buruk bila digunakan untuk hal yang berbau pornografi, informasi kekerasan, dan lain-lainnya yang negatif.

Internet ini memungkinkan pengguna komputer di seluruh dunia untuk saling berkomunikasi dan berbagi informasi dengan cara saling mengirimkan  email, menghubungkan komputer satu ke ke komputer yang lain, mengirim dan menerima file dalam bentuk text, audio, video, membahas topik tertentu pada newsgroup, website social networking dan lain-lain.

Sumber : http://id.shvoong.com/books/1901179-pengertian-internet/

 

Sejarah Internet

Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dansoftware komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai  TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).

 

Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat  (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.

Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research InstituteUniversity of CaliforniaSanta Barbara,University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua  universitas di  negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.

Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Tahun 1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @juga diperkenalkan sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.

Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.

Hari bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan dengan video link.

Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan. Pada tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.

Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.

Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.

Tahun 1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun 1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran Netscape Navigator 1.0.

Sumber : http://members.tripod.com/octa_haris/internet.html

Sejarah internet Indonesia

 Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong-royong sangat hangat dan terasa diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet.

Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet. Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine pada server AIX.

Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP).

Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com.

Sejak 1988, CIX (Inggris) menawarkan jasa E-mail dan Newsgroup. Belakangan menawarkan jasa akses HTTP dan FTP. Beberapa pengguna Internet memakai modem 1200 bps dan saluran telpon Internasional yang sangat mahal untuk mengakses Internet. Sejak 1989 Compuserve(AS) juga menawarkan jasa E-mail dan belakangan Newsgroup, HTTP/FTP. Beberapa pengguna Compuserve memakai modem yang dihubungkan dengan Gateway Infonet yang terletak di Jakarta. Biaya akses Compuserve masih mahal, tetapi jauh lebih murah dari CIX.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet

 

Perkembangan Internet di dunia dan di Indonesia

Saat ini, internet sudah menjadi kebutuhan bagi masyrakat pada umumnya karena dengan internet, mereka bisa mengakses dan menemukan segala informasi di seluruh dunia dengan cepat dan mudah. Kebutuhan internet yang sangat penting sehingga peningkatan jumlah pemakai internet setiap tahun yang selalu meningkat di seluruh dunia. Populasi pengguna internet di dunia pada akhi tahun 2008 telah melewati angka 1 milyar pengguna. Perkembangan internet yang begitu cepat membuat angka populasi pengguna internet di dunia meningkat dengan tajam. Negara dengan jumlah penduduk yang besar seperti Cina dan India ikut ambil andil dalam kenaikan populasi pengguna internet di dunia. Namun demikian, populasi pengguna internet di dunia hanya mencapai 15 sampai 22 persen dari total penduduk dunia yang jumlahnya sekitar 6,75 milyar penduduk.
Berikut adalah data pengguna internet terbanyak di dunia dibagi berdasarkan negara dan wilayahnya:

Lima negara dengan populasi pengguna internet terbanyak:
1. Cina : 179.7 juta

2. Amerika Serikat : 163.3 juta

3. Jepang : 60.0 juta

4. Jerman : 37.0 juta

5. Inggris Raya : 36.7 juta

6. Perancis : 34.0 juta

7. India : 32.1 juta

 

Wilayah / benua dengan populasi internet terbanyak:
Asia Pasifik : 416 juta (41.3%)

Eropa : 283 juta (28.0%)

Amerika Utara : 185 juta (18.4%)

Amerika Latin : 75 juta (7.4%)

Timur Tengah dan Afrika : 49 juta (4.8%)

Angka 1 miliar pengguna internet merupakan angka yang cukup menajubkan. Melihat angka yang besar ini bisa dijadikan sebgai momentum untuk bersatunya komunitas pengguna internet di seluruh dunia. Dan yang perlu diingat, angka ini masih bisa bertambah seiring dengan kemajuan teknologi yang diharapkan dapat mengurangi biaya-biaya operasional dalam internet. Dengan demikian, tidak hanya negara maju saja yang dapat memanfaatkan internet secara maksikanl, tetapi juga Negara-negara yang masih berkembang dan sedang berkembang. Salah satu sumber di internet juga menyebutkan bahwa usia rata-rata pengguna internet adalah pengguna dengan usia 15 tahun ke atas dengan penggunan terbanyak pada komputer pribadi (PC = Personal Computer) dan komputer perusahaan.Sedangkan di Indonesia sendiri, pengguna internet ternyata cukup sedikit. Berbeda jauh dengan pengguna telepon selular. Hal ini disebutkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Mohammad Nuh. Dari jumlah penduduk Indonesia sekarang ini, pengguna internet hanya sekitar 14,4 juta pengguna atau hanya sekitar 6% dari jumlah populasi penduduk Indonesia. Pengguna internet jauh tertinggal daripada pengguna telepon selular sebesar 60 juta orang dari total penduduk Indonesia. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila Indonesia tidak masuk dalam daftar pengguna internet terbanyak sekalipun jumlah penduduk Indonesia cukup besar.


Untuk bisa meningkatkan jumlah pemakai internet di Indonesia, masih diperlukan kerja keras dan usaha yang ulet untuk mencapainya. Namun, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan informasi, kebutuhan akan internet juga akan meningkat, sehingga mempermudah usaha pertumbuhan internet di Indonesia. Usaha ini juga diperkuat dengan bantuan pemerintah lewat pengembangan kabel serat optik Indonesia Timur sepanjang 10.000 kilometer. Seperti yang diberitakan oleh Tempo, total investasi ini mencapai Rp 4 triliun. Sedangkan wilayah Indonesia Barat usaha pengembangan terfokus pada pengintegrasian beberapa wilayah. Hal ini dikarenakan wilayah Indonesia Barat sudah cukup terdapat kabel serat optic, namun masih belum tertintegrasi. Dengan investasi kabel serat optic ini, diharapkan dapat menyatukan atau mengintegrasikan Indonesia Barat dan Timur pada tahun 2009.

Peran dan Manfaat Internet

1.  Peranan Internet

Tidak bisa dipungkiri, kita tidak bisa lepas dari dunia internet. Internet sangat berperan dalam kehidupan manusia abad ini. Dengan adanya internet manusia banyak terbantu, apalagi bagi mereka yang memiliki mobilitas yang tinggi. Menurut saya peranan internet dalam kehidupan dibagi menjadi dua, yaitu:

 

o   Untuk Sebuah Kemajuan

Kita semua tahu, ini adalah era informasi. Informasi terus bergulir seiring dengan detik waktu yang berjalan. Kita dapat mengetahui berbagai informasi dari belahan bumi lain dengan cepat. Informasi terus mengalir tanpa mengenal batas, ruang dan waktu. Ilmupun akan berkembang dengan pesat, dan tersebar keseluruh penjuru dunia. Internet merupakan sarana yang sangat vital bagi negara-negara maju.
Internet merupakan media yang sangat penting. Sumber bagi segala informasi yang sangat bermanfaat. Internet dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yaitu sebagai sarana promosi yang tepat untuk bisnis mereka, ia menjadi referensi dan patokan seseorang untuk mengambil keputusan, sehingga ia mengambil keputusan yang tepat. Di Amerika memakai internet saat hendak membeli mobil atau membuat keputusan finansial atau investasi penting. Jelas sekali disini internet berperan sebagai media untuk kemajuan sebuah peradaban. Terkadang orang yang belum mengenal internet dicap sebagai orang yang tertinggal (ketinggalan zaman). Di era globalisasi ini seseorang dituntuk untuk selalu mengikuti perkembangan zaman, jika seseorang tersebut tidak bisa mengikutinya maka ia akan tersisih dari kehidupan ini. Internet tidak hanya berperan sebagai media informasi, namun juga sebagai penghubung agar jalinan tali silaturahmi tetap terjaga dengan baik antara kita dan teman kita, yang mungkin sekarang ia berada benua lain.

o   Untuk Sebuah Kemunduran

 Mungkin Anda sudah dapat membayangkannya, Dalam dunia maya kita dapat memperoleh informasi dengan mudah, tidak terkecuali dengan yang negatif. Ada seorang pemuda yang rela duduk berjam-jam di warnet atau dirumahnya, hanya untuk melihat sesuatu yang belum atau memang tidak pantas dilihatnya (lebih tepatnya banyak bukan ada). Ini terjadi pada teman saya sendiri, walau tidak separah itu. Jika hal ini sudah terjadi pada seseorang, maka waktu yang tersisa untuk belajar sangat sedikit dan hal ini sangat mengganggu waktu belajarnya, baik disekolah maupun dirumah. Karena disaat ia belajar, ia akan selalu teringat apa yang dilihatnya di internet. Dan biasanya akan berdampak negatif pada prestasi akademisnya. Internet memang baik , tapi jika sudah kecanduan denga internet akan sangat berbahaya bagi diri sang pencandu tersebut. Seperti yang terjadi di Cina. Kecanduan internet merupakan masalah sosial baru bagi Cina. Disinyalir, sebagian besar mahasiswa di negeri tirai bambu itu mengalami kegagalan di sekolahnya karena kecanduan internet. Survei terbaru oleh Chinese Academy of Sciences menunjukkan bahwa 80% mahasiswa di Cina gagal di bidang akademis karena kecanduan Internet. Seperti diberitakan Chinaknowledge dan dikutip detikNET Senin (17/04/2006), dari total pengguna internet di Cina (111 juta pengguna-red), 13,2% diantaranya adalah pecandu internet. (amz/dwn)

 

2.  Manfaat Internet

Jika kita membahas tentang manfaat internet, tentu banyak sekali dan saya tidak bisa memberikan contohnya satu per satu. Dengan hadirnya internet didalam suatu masyarakat akan berdampak pada majunya suatu masyarakat tersebut, meningkatkan produktivitas, kecerdasan, mutu pendidikan (yang akan dibahas pada sub bab internet untuk pendidikan). internet juga berperan penting dalam pemikiran manusia dewasa ini. Dengan internet manusia dapat membentuk, membuka, dan menyumbangkan pemikiran terhadap dunia ini.
Internet menjadi kian penting dalam hidup kita. Di Amerika Hampir setengah dari pengguna internet di Amerika Serikat (AS) mengaku bergantung pada internet saat harus membuat keputusan penting dalam hidupnya. Semisal, mencari perguruan tinggi atau mencari tempat tinggal baru untuk menetap.
Survei yang dilakukan sebuah grup nirlaba, Pew Internet and American Life Project, menunjukkan bahwa peran internet kian penting bagi kehidupan sehari-hari. Kurang lebih 45 persen pemakai internet, atau kira-kira 60 juta orang Amerika, mengatakan internet membantu mereka dalam membuat keputusan besar atau dalam menghadapi momen penting dalam hidup mereka selama dua tahun belakangan ini. “Diperkirakan, ada 21 juta orang Amerika yang beralih ke internet untuk mencari karir lebih baik dan 17 juta orang memakai internet untuk memilih sekolah. Ada kata yang menyatakan “buku adalah jendela dunia”, “perpustakaan adalah gudangnya”, dan saya dapat mengatakan “internet adalah mata kita”. Mata kita untuk melihat dunia yang satu lagi, dunia yang begitu luas dan penuh akan ilmu.

 

o   Internet untuk Pendidikan

Pendidikan. apa yang terbayang dalam benak Anda jika mendengar kata pendidikan? pikirkan sesaat sebelum melanjutkan bacaan Anda. Sekolah, belajar didalam kelas, mendengarkan “ocehan guru”, anak-anak berseragam sekolah, berangkat pagi dan pulang sore dengan dalih pendidikan. ya, itulah bayangan atau gambaran tentang pendidikan dinegeri ini. Mengapa pendidikan hanya seputar sekolah, buku, PR dan lain sebagainya? Guru saya pernah berkata mengapa kita harus terus berada dalam “kurungan pemikiran” itu, cobalah kita keluar dari “kurungan pemikiran” itu dan kita menemukan sesuatu yang baru!
Seharusnya saat mendengar kata pendidikan kita dapat membayangkan sekelompok pemuda sedang menanam pohon dilingkunganya, seorang anak yang dibelajari cara menyapu oleh Ibunya dihalaman depan rumah, atau seorang anak yang sedang asyik browsing. Ada cerita menarik yang terjadi pada diri saya saat masih di SMP tahun ajaran yang lalu. Saat itu minggu sore, saya meminta izin kepada Ayah saya untuk pergi ke warnet, Ia berfikir sesaat dan berkata “jangan kewarnet lagi, dirumah masih banyak kerjaan, kewarnet cuma mainan ini”. Kalimat itu masih melekat dibenak saya, memang saya belum menyelesaikan tugas mingguan saya, tapi kata “Cuma mainan” yang membuat saya sedikit kesal. Orang tua saya masih menganggap internet hanyalah sebuah mainan layaknya PS, yang dilakukan pada waktu senggang bukanya sebagai sarana pendidikan untuk mendapatkan ilmu yang lebih banyak. Tetapi saya bisa mengerti karena Ia hanya tidak mengeti apa itu internet. Sumber informasi dan ilmu kini telah bergeser, yang dulu hanya disekolah sekarang beralih kemedia masa baik cetak maupun elektronik (khususnya internet). Para pelajar sering merasa tidak puas dengan apa yang diberikan disekolah, karena itulah mereka memilih dunia maya sebagai pelarianya. Untuk memenuhi berbagai kebutuhan, maka bermunculanlah lembaga pendidikan berbasiskan elektronik yaitu e-learning. Dari internet seorang pelajar dengan mudah mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan, baik melalui artikel-artikel ataupun modul-modul yang telah disediakan dalam web. Dulu saya sering mengeluh karena banyak tugas yang diberikan oleh guru, namun sekarang saya cukup terbantu dengan adanya internet. Tapi sangat disayangkan, saat saya nge-net di lab Sekolah saya, bukan main lambatnya, saya sampai lelah menunggu. Saya tidak habis pikir bagaiman hal ini bisa terjadi pada sekolah unggulan di Kab. Cirebon, dan mengapa tidak diganti dengan speedy?. Guru saya menjawab “sebenarnya kami (guru TI) sudah siap, begitu juga dengan hardware-nya, tinggal kebijakan dari “sang penguasa” dan semuanya dikembalikan kepada “sang penguasa”.

 

o     Internet untuk Pengembangan Komunitas

Manusia selalu menghadapi masalah, terkadang ia tidak bisa menghadapinya sendiri, dan terkadangpula ia bisa menyelesaikanya sehingga ia mendapatkan pelajaran dari kehidupan ini.

Saat kita menghadapi masalah (biasanya tentang pekerjaan) kita memerlukan seseorang atau bahkan sekelompok orang untuk membantu kita. Karena itulah kita sangat perlu yang namanya bersosialisasi didunia maya sekalipun. Dengan adanya milis kita bisa bertanya kepada komunitas kita tentang masalah yang kita hadapi, dan seseorang yang mendapat pelajaran dari sebuah kehidupan akan berbagai dengan kita.

Milis (miling list) tidak hanya bersifat tanya-jawab mengenai pekerjaan, tetapi juga sarana diskusi tentang berbagai hal yang kita inginkan. Sebagai contoh saja, seorang ingin menjadi programmer ia ingin berdiskusi seputar dunia programmer,dapat bergabung dengan milis ilmukomputer-pograming@yahoogroups.com. Milis ini termasuk dalam kategori milis berdasarkan topik. Selain berdasarkan topik milis juga bisa berdasarkan kelompok tertentu, yang tentunya anggotanya juga kelompok tertentu. Saya ambil contoh milis mahasiswa UPI, berarti yang menjadi anggota hanyalah mahasiswa UPI saja. (UPInet Training Center)  Ada komunitas lain selain milis, yaitu social networking. Banyak orang yang menganggap newsgroup (milis) terlalu serius untuk bergaul. Sebab sebetulnya newsgroup dirancang untuk berdiskusi tentang topik-topik tertentu. Padahal bergaul kadangkala tidak melulu urusan diskusi. Begitu kata buku Gaul ala Friendster untuk Pemula, yang ditulis Budi Setiawan dan Yayan Sopyan. Untuk social networking saya mengambil contoh Friendster. Siapa yang tidak kenal friendster? Semua orang tahu tentang friendster, dari mulai pelajar SMP hingga mahasiswa, dan bahkan para karyawan dan pebisnispun menggunakanya.  Fs (friendster) merupakan fasilitas yang ada di dunia maya untuk bergaul. Didalam fs kita bergaul dengan berbagai karakteristik orang. Dalam fs kita juga bisa mencari teman berdasarkan tempat tinggal, berdasarkan pekerjaan atau yang lainya, mengirim pesan juga dapat dilakukanya, membuat komunitas sendiri, membuat blog, album foto dan bahkan berbisnis.
Inilah cara bersahabat didunia maya, kita bisa bersahabat dengan orang tanpa memandang suku, agama, golongan dan juga warna kulit. Bergaul dengan menjunjung tinggi toleransi dan rasa hormat, sesuatu yang sangat indah. Inilah digital life style! Pengembangan Aplikasi Internet
Selain untuk pendidikan dan sarana bersosialisasi yaitu komunitas, internet juga dijadikan sebagai arena berbisnis, atau yang lebih dikenal banyak orang dengan bisnis online. Selain berbisnis ada lagi beberapa kegunaan internet antara lain untuk belanja, membayar tagihan dan lain sebagainya.
Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kita tidak bisa lepas dari internet. Dalam bertransaksi misalnya, dewasa ini bertransaksi dengan bank lebih banyak dilakukan lewat teknologi dan informasi (internet). Karena dengan begitu mudahnya seseorang dapat mentransfer uang mereka dari rumah tanpa harus ke bank yang bersangkutan. Masih dalam internet banking, internet banking menyediakan kemudahan bagi kita, kita dapat membayar pajak, listrik, uang kuliah, bahkan melakukan investasi seperti yang dilakukan Anne Ahira yang telah tergabung dalam 
www.asiabrain.com hanya dilakukan didalam rumah saja. Ada beberapa situs tentang investasi di internet, yang hanya dilakukan didalam rumah saja, salah satunya www.gomilyuner.com dalam situs tersebut seseorang dapat berinvestasi dengan cara membeli e-point, Anda akan mulai menghasilkan uang dari investasi Anda 30 hari mendatang, dan sekarang Anda tidak bekerja untuk uang, tetapi uang bekerja untuk Anda. Begitu juga halnya di Amerika. Banyak warga Amerika yang berinvestasi melalui internet, atau beberapa hal yang bersinggungan dengan financial, yaitu sekitar 16 juta orang Amerika memakai internet saat hendak membeli mobil atau membuat keputusan finansial atau investasi penting. seperti dikutip detikINET dari Reuters Rabu (19/4/2006).
Dalam kehidupan ini internet merupakan media yang sangat penting bagi keberlangsungan hdup manusia. Mengapa hal ini saya ulang terus-menerus, karena ini sangat penting. Bayangkan jika kita hidup tanpa adanya internet, sepertinya kehidupan ini akan sangat kacau. Jangankan tidak ada internet untuk selamanya, beberapa hari saja jaringan internet terganggu kita sangat kelabakan. Seperti yang terjadi beberapa bulan yang lalu, saat terjadi gempa di Taiwan dan mengganggu koneksi internet di Indonesia.

Internet pada saat ini

                 Representasi grafis dari jaringan WWW (hanya 0.0001% saja).

 

Internet dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board – IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

Beberapa layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW (World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini (Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk berkomunikasi secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN MessengerWindows Live Messenger, Twitter,Facebook dan lain sebagainya.

Beberapa servis Internet populer yang berdasarkan sistem tertutup (Proprietary System), adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.

Budaya Internet

Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrem.

Perkembangan Internet juga telah memengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama e-commerce.

Terkait dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan daerah meningkat tajam.

Tata tertib Internet

Sama seperti halnya sebuah komunitas, Internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah netiket.

Untuk di Indonesia selain tata tertib sosial di Internet juga diberlakukan peraturan (UU ITE).

Isu moral dan undang-undang

Terdapat kebimbangan masyarakat tentang Internet yang berpuncak pada beberapa bahan kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan kebencian (hate speech), adalah biasa dan sulit dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.

Internet juga disalahkan oleh sebagian orang karena dianggap menjadi sebab kematian. Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas dengan semangat dari teman-teman chatting IRCnya. Shawn Woolley bunuh diri karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam Internet.

Akses Internet

     Anak-anak sedang menggunakan komputer untuk mengakses Internet.

Negara dengan akses Internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada penduduknya mempunyai akses jalurlebar – Broadband), dan Swedia. Terdapat dua bentuk akses Internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia, seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup tinggi dengan didukungnya Internet murah dan netbook murah, hanya saja di Indonesia operator kurang adil dalam menentukan harga dan bahkan ada salah satu operator yang sengaja membuat “jebakan” agar pengguna Internet tersebut membayar lebih mahal. Lainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui fasilitas Public Internet Access seperti warnet , cybercafe, hotspot dll. Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di kampus dan di kantor.

Disamping menggunakan PC (Personal Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui Handphone (HP) menggunakan fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas (grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas tersebut. Pengaturan GPRS pada ponsel tergantung dari operator yang digunakan. Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobyte) yang diunduh.

Penggunaan Internet di tempat umum

Internet juga semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang menyediakan layanan Internet termasuk perpustakaan, dan Internet cafe/warnet (juga disebut Cyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat akses Internet, seperti Internet Kiosk, Public access Terminal, dan Telepon web.

Terdapat juga toko-toko yang menyediakan akses wi-fi, seperti Wifi-cafe. Pengguna hanya perlu membawa laptop (notebook), atau PDA, yang mempunyai kemampuan wifi untuk mendapatkan akses Internet.

Contoh Perkembangan Internet :

 

 Pada perekembangan internet zaman sekarang kita mengenal contoh yang namanya E-learning. E-learningElektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.  merupakan singkatan dari

E-learning dalam arti luas bisa mencakup pembelajaran yang dilakukan di media elektronik (internet) baik secara formal maupun informal. E-learning secara formal misalnya adalah pembelajaran dengan kurikulum, silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal yang telah disepakati pihak-pihak terkait (pengelola e-learning dan pembelajar sendiri). Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawannya atau pembelajaran jarak jauh yang dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan (biasanya perusahaan konsultan) yang memang bergerak dibidang penyediaan jasa e-learning untuk umum.

 

E-learning bisa juga dilakukan secara informal dengan interaksi yang lebih sederhana, misalnya melalui sarana mailing list, e-newsletter atau website pribadi, organisasi dan perusahaan yang ingin mensosialisasikan jasa, program, pengetahuan atau keterampilan tertentu pada masyarakat luas (biasanya tanpa memungut biaya).

 apakah di kampus kalian terdapat E-learning apa tidak? kali iya berarti kampus anda sudah makai fasilitas perkembangan internet zaman sekarang.

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Internet

 

 

 

 

 

Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: